NUTRISI (Jenis Nutrisi)

2. Jenis Nutrisi

Nutrisi atau gizi adalah zat yang dibutuhkan makhluk hidup sebagai sumber energi, mempertahankan kesehatan, pertumbuhan, dan keberlangsungan fungsi pada setiap jaringan dan organ tubuh secara normal. Karbohidrat, protein dan lemak merupakan sumber energi tubuhmu, sehingga dalam kehidupan sehari-hari tubuhmu memerlukan ketiga macam nutrisi ini dalam jumlah yang besar. 

Vitamin, garam mineral dan air merupakan bahan yang diperlukan untuk aktivitas tubuh, namun tidak menghasilkan energi. Vitamin dan mineral diperlukan dalam jumlah yang relatif sedikit, sedangkan air diperlukan dalam jumlah yang banyak.




~Karbohidrat
Karbohidrat adalah sumber utama energi bagi tubuhmu. Sumber karbohidrat antara lain beras, jagung, gandum, kentang, ubi-ubian, buah-buahan, dan madu.Satu gram karbohidrat menghasilkan 4,0 – 4,1 kilokalori (kkal). Tiga jenis karbohidrat adalah gula, pati, dan serat. Gula disebut karbohidrat sederhana. Contoh makanan yang mengandung gula antara lain buah-buahan, madu, dan susu. 

Dua jenis karbohidrat lainnya, yaitu pati dan serat disebut karbohidrat kompleks. Pati ditemukan dalam kentang dan makanan yang terbuat dari biji-bijian. Serat, seperti selulosa ditemukan di dinding sel tumbuhan. Makanan seperti roti gandum atau sereal, kacang-kacangan, kacang polong, sayuran, dan buah-buahan lainnya merupakan sumber serat yang baik. Serat tidak dapat dicerna oleh saluran pencernaan makanan manusia, sehingga dikeluarkan sebagai feses. Dengan demikian, serat bukan merupakan sumber energi bagi tubuh manusia.


~Lemak
Lemak atau lipid diperlukan tubuh karena berfungsi menyediakan energi sebesar 9 kilokalori/gram; melarutkan vitamin A, D, E, K dan dapat menyediakan asam lemak esensial bagi tubuh manusia. Selama proses pencernaan, lemak dipecah menjadi molekul yang lebih kecil, yaitu asam lemak dan gliserol.

Lemak merupakan unit penyimpanan yang baik untuk energi. Kelebihan energi dari makanan yang kamu makan diubah menjadi lemak dan disimpan untuk digunakan dilain waktu. Berdasarkan struktur kimianya, lemak dibedakan menjadi lemak jenuh dan lemak tak jenuh. 

  • Lemak tak jenuh biasanya cair pada suhu kamar. Minyak nabati dan lemak yang ditemukan dalam biji merupakan contoh dari lemak tak jenuh. 
  • Lemak jenuh biasanya padat pada suhu kamar dan ditemukan dalam daging, susu, keju, minyak kelapa, dan minyak kelapa sawit. Lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.


~Protein
Protein dibutuhkan sebagai penghasil energi. Protein juga berfungsi untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak, pembuat enzim dan hormon, serta pembentuk antibodi. Protein merupakan molekul besar yang terdiri atas sejumlah asam amino. Asam amino terdiri atas karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, dan kadang-kadang ada belerang. Protein yang kamu makan dapat berasal dari hewan (protein hewani) dan tumbuhan (protein nabati). 

  • Bahan makanan yang mengandung protein hewani antara lain daging, ikan, telur, susu, dan keju. 
  • Bahan makanan yang mengandung protein nabati adalah kacang kedelai, kacang hijau, dan kacang-kacangan lainnya. Kacang kedelai sebagai bahan baku tempe dan tahu merupakan salah satu sumber protein terbaik.


~Vitamin
Walaupun dibutuhkan dalam jumlah sedikit, namun harus tetap ada, karena diperlukan untuk mengatur fungsi tubuh dan mencegah beberapa penyakit. Vitamin dikelompokkan menjadi dua, yaitu vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C) dan vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K). Khusus vitamin D dapat terbentuk ketika kulit terkena sinar matahari, karena di dalam tubuh ada pro vitamin D.
No.
Nama Vitamin
Sumber
Fungsi
Gangguan Akibat Kekurangan
1.
Vitamin A (retinol = anti seroftalmia)
C20H30O
Sayur dan buah berwarna kuning dan merah, hati, susu, dan daging.
·      Memelihara kesehatan mata dan kulit
·      Pertumbuhan tulang dan gigi
·    Xeroftalmia (gangguan kelenjar air mata)
·    Rabun senja
·    Kulit kasar
·    Kelelahan

2.
Vitamin B1(tiamin)
C17H20O6N4
Hati, ginjal, susu, mentega, kuning telur, ikan, kacang-kacangan, dan kulit ari padi-padian.
·      Koenzim dalam metabolisme
·      Metabolisme karbohidrat
·      Memelihara fungsi sistem saraf
·      Memelihara sistem pencernaan dan nafsu makan
·    Beri-beri dan edema
·    Hilang nafsu makan
·    Gangguan otot dan jantung
·    Mata lemah
·    Pembengkakan neuron pada susunan saraf pusat
3.
Vitamin B2(riboflavin laktoflavin)
C17H20O6N4
Hati, jantung, ginjal, otak, susu, telur, mentega, sayuran, dan ragi.
·      Transmisi rangsangan cahaya ke saraf mata
·      Menjaga nafsu makan
·      Memelihara kulit di sekitar mulut
·    Luka di sudut bibir
·    Katarak
·    Dermatitis
·    Diare
·    Kelemahan otot
4.
Vitamin B3(niasin)
C6H5O2N
Susu, hati, telur, dan sayur-sayuran.
·      Pertumbuhan sel
·      Bersama fosfat membentuk koenzim yang berperan dalam respirasi sel
·    Penyakit pelagra dengan gejala 3D (dermatitis, diare, dan demensia)
5.
Vitamin B5(asam pantotenat)
C9H17O3N
Ragi, hati, kuning telur, daging, buah-buahan, dan sayur-sayuran.
·      Memelihara tingkat gula darah yang normal
·      Komponen struktur koenzim-A yang berperan dalam proses oksidasi sel
·    Radang kulit
·    Nafsu makan menurun
·    Insomnia (sulit tidur)
6.
Vitamin B6(piridoksin)
C8H12O2N
Sayuran hijau, hati, daging, telur, dan susu.
·      Memelihara keseimbangan unsur fosfor dan kalium dalam sel
·      Aktif dalam pembentukan antibodi dan beberapa koenzim dalam metabolisme
·    Peradangan kulit
·    Anemia
7.
Vitamin B11(asam folat)
C12H12O6N7
Kacang-kacangan, ragi, hati, daging, pisang, lemon, dan sayuran hijau.
·      Pembuatan koenzim untuk produksi eritrosit
·      Membentuk asam nukleat untuk sintesis protein
·    Anemia
·    Diare
·    Megaloblastosis (membesarnya sel darah merah)
·    Terhambatnya pertumbuhan
8.
Vitamin B12(sianokobalin = anti anemia pernisiosa)
C63H90O14N14P9
Daging, unggas, ikan, telur, susu, keju, hati, udang, dan kerang.
·      Metabolisme sel dan pertumbuhan jaringan
·      Pembentukan eritrosit
·    Kelelahan
·    Pusing
·    Anemia
·    Peradangan saraf
9.
Vitamin C (asam askorbat)
C6H8O6
Jeruk, tomat, nanas, pepaya, semangka, stroberi, hati, dan sayur-sayuran segar.
·      Pembentukan serabut kolagen
·      Menjaga pelekatan akar gigi pada gusi
·      Menjaga elastisitas kapiler darah
·      Koenzim reaksi katabolisme karbohidrat dan lemak
·    Pendarahan pada gusi dan persendian
·    Otot sakit
·    Degenerasi (pengurangan sel-sel kulit)
·    Skorbut (penyakit karena kekurangan vitamin C)
10.
Vitamin D (ergosterol = kalsiferol)
C28H44O
Susu, minyak ikan, kuning telur, ragi, dan sinar ultraviolet.
·      Absorbsi fosfor dan kalsium
·      Pembentukan tulang dan gigi
·    Rakhitis (pada bayi)
·    Osteomalasia (melunaknya tulang pada orang dewasa)
11.
Vitamin E (tokoferol = anti sterilitas)
C29H50O2
Kecambah, susu, kuning telur, kacang-kacangan, tumbuhan hijau, biji gandum.
·      Pembentuk eritrosit
·      Membantu fungsi reproduksi
·      Mencegah oksidasi lemak tak jenuh
·    Kemandulan
·    Penimbunan lemak pada otot
·    Pecahnya eritrosit
12.
Vitamin H (biotin)
C10H16O3N2S
Kacang-kacangan, ginjal, hati, dan kuning telur.
·      Koenzim metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein
·    Depresi
·    Kurang nafsu makan
13.
Vitamin K (filokinon = anti hemoragia)
C31H46O2
Sayuran hijau, hati, dan daging.
·      Membantu pembekuan darah
·      Pembentukan protrombin dalam hati
·    Pendarahan
·    Darah sukar membeku

~Mineral
Mineral berfungsi untuk proses pembangunan sel, membantu reaksi kimia tubuh, mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, serta pembentukan dan pemeliharaan tulang. Beberapa mineral dibutuhkan tubuhmu dalam jumlah yang sangat sedikit, meskipun sebagian yang lain cukup banyak.
No.
Nama Mineral
Sumber
Fungsi
Akibat Kekurangan
Akibat Kelebihan
1.
Natrium (Na)
Garam dapur
·      Memelihara keseimbangan cairan tubuh
·      Memelihara keseimbangan pH dalam sel
·      Mengatur permeabilitas sel
·      Mengatur transmisi impuls saraf
·    Gangguan pada jantung dan ginjal
·    Kelelahan dan kejang otot
·    Turunnya nilai osmotik cairan sehingga meningkatkan suhu tubuh

·    Hipertensi (tekanan darah tinggi)
2.
Kalium (K)
Susu, buah-buahan, padi-padian, daging, ikan, unggas, telur, dan sayur-sayuran.
·      Sebagai kofaktor (komponen kimia untuk membantu kerja enzim) pembentukan karbohidrat dan protein
·      Membantu kontraksi otot dan menjaga denyut jantung
·      Mengatur pelepasan insulin dari pankreas
·      Transmisi impuls saraf
·    Kelemahan otot
·    Pertumbuhan terhambat
·    Denyut jantung tidak teratur dan gangguan pernapasan
·    Karies (kerusakan pada gigi)
·    Kejang otot
3.
Kalsium (Ca)
Ikan, keju, kubis, brokoli, bit, wortel, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
·      Membentuk matriks tulang dan gigi
·      Membantu proses pembekuan darah
·      Membantu kontraksi otot
·      Transmisi impuls saraf
·    Osteoporosis (kerapuhan tulang)
·    Rakhitis
·    Kejang otot
·    Hipokalsemia (rendahnya kadar kalsium dalam darah)
·    Hiperkalsemia (kadar kalsium yang terlalu tinggi dalam darah)
4.
Fosfor (P)
Susu, kuning telur, daging, unggas, ikan, dan kacang-kacangan.
·      Pembentukan matriks tulang dan gigi
·      Mengatur keseimbangan asam dan basa dalam darah
·      Mengerutkan kontraksi otot
·      Memacu metabolisme
·    Kerapuhan tulang dan gigi
·    Rakhitis
·    Pengikisan rahang
5.
Magnesium (Mg)
Susu, daging, padi-padian, dan kacang-kacangan.
·      Respirasi seluler
·      Biokatalisator
·      Unsur penting dalam otot, tulang, dan eritrosit
·    Gangguan ginjal dan kardiovaskuler
·    Kontrol emosi dan mental turun
·    Diare
·    Gangguan fungsi saraf
6.
Klor (Cl)
Garam dapur, susu, telur, dan daging.
·      Komponen penyusun asam lambung
·      Keseimbanga cairan asam basa, elektrolit, dan tekanan osmotik
·    Gangguan pencernaan
·    Kontraksi otot abnormal

-
7.
Belerang (S)
Telur, susu, keju, buah-buahan, dan kacang-kacangan.
·      Komponen penyusun beberapa vitamin, seperti tiamin, biotin dan pantotenat
·      Aktivator enzim
·    Mengganggu pertumbuhan

-
8.
Zat Besi (Fe)
Daging, unggas, ikan, unggas, hati, susu, telur, sayuran hijau, dan tepung gandum.
·      Respirasi seluler
·      Membentuk hemoglobin
·    Lesu, pusing, dan anemia
·    Cirrhosis (pembengkakan karena meningkatnya cairan pada hati)
9.
Yodium (I)
Ikan laut, minyak ikan, sayuran hijau, dan garam beryodium.
·      Membantu fungsi kelenjar tiroid
·      Pembentukan hormon tiroksin
·    Penyakit gondok
·    Penyakit krotinisme (kemunduran fisik dan mental pada anak yang sedang tumbuh) atau tubuh kerdil

-
10.
Seng (Zn)
Ikan laut, kerang, hati, daging, susu, telur, dan tiram.
·      Membantu metabolisme
·      Membantu pertumbuhan dan reproduksi
·    Anemia
-
11.
Flour (F)
Susu, kuning telur, ikan, dan garam.
·      Menguatkan tulang dan gigi
·    Periodental (radang pada jaringan penyangga gigi)
·    Osteoporosis
·    Gigi berwarna cokelat
·    Impuls saraf terganggu
12.
Tembaga (Cu)
Kacang-kacangan, kerang, hati, dan ginjal.
·      Pembentukan hemoglobin dan eritrosit
·      Memelihara fungsi sistem saraf
·      Sintesis hormon
·    Anemia
·    Gangguan sistem saraf
·    Pusing, lesu, dan sakit kepala.


~Air
Air penting bagi tubuh kamu untuk menjaga kelangsungan hidup. Kamu lebih dapat menahan lapar daripada menahan haus. Mengapa? Karena sel-sel tubuh kamu membutuhkan air untuk beraktivitas. Di samping itu, nutrisi yang masuk ke tubuh kamu tidak dapat digunakan oleh sel-sel tubuhmu bila tidak terlarut dalam air.

Air dibutuhkan oleh tubuh sebagai pembentuk sel dan cairan tubuh, pengatur suhu tubuh, pelarut zat-zat gizi lain dan pembantu proses pencernaan makanan, pelumas dan bantalan, media transportasi, serta media pengeluaran sisa metabolisme.


sumber : http://rangkuman-ipa.blogspot.co.id/2014/11/macam-macam-nutrisi-dan-fungsinya-bagi.html
http://www.writinganythink.com/2013/01/jenis-jenis-nutrisi-dan-sumbernya_4773.html
https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwiC-KnN39XWAhWMjpQKHc3vAH4QjRwIBw&url=http%3A%2F%2Fwww.combiphar.com%2Fid%2Fhealthy-living%2Fcukupi-kebutuhan-nutrisi-keluarga&psig=AOvVaw0PjmiVYZPZp8LfaPkjAnhm&ust=1507164541378570

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jenis-jenis umbi-umbian dan manfaatnya

Jenis-jenis serealia dan manfaatnya

Modifikasi batang pada tumbuhan